Friday, 20 May, 2022

SOP Servis yang harus dijalankan Teknisi AC Bersertifikasi

Related

Jurnalpendingin.com~Memiliki sertfikasi dalam servis AC, seorang teknisi wajib mematuhi SOP (Standar Operasional Prosedur)  yang ada. Hal ini untuk menjaga keamanan saat proses servis berlangsung. Selain itu, dengan adanya teknisi yang tertib SOP, hal yang tidak diinginkan seperti terlepasnya gas berbahaya bisa dihindari.

SOP Servis AC Refrigeran HFC dan CFC

Berikut servis refrigeran CFC dan HFC yang harus dipatuhi teknisi AC bersertifikat:

  1. Dalam pengerjaan servis, minimal harus ada 2 orang teknisi.
  2. Peralatan pemadam kebakaran harus tersedia terlebih dahulu sebelum melakukan servis agar bisa mengatasi dengan cepat jika terjadi kebakaran di lokasi servis.
  3. CFC merupakan refrigeran yang berbahaya jika dihirup sehingga tidak boleh dilepaskan langsung ke udara.
  4. Melakukan recovery dan vacuum sebelum mengganti komponen.
  5. Menyimpan refrigeran hasil recovery di tempat terbuka.
  6. Tidak melakukan pengelasan pada pipa yang masih mengandung refrigeran karena CFC yang terurai akan berubah menjadi gas yang beracun. Gas ini sangat berbahaya jika dihirup sehingga harus benar-benar dihindari.
  7. Jika hendak mengelas, maka pemasangan exhause fan harus ditempat tertutup.
  8. Melakukan tes kebocoran dengan gas nitrogen dan air sabun setelah servis refrigeran selesai.
  9. Melakukan vacuum sistem siklus.
  10. Mengisi refrigeran dan melakukan tes kebocoran sekali lagi.
  11. Menyalakan kembali AC untuk memastikan AC bekerja dengan baik.

Seorang teknisi setelah selesai melakukan servis refrigeran, sebaiknya juga langsung mengecek keadaan tekanan dan ampere pada unit AC. Hal ini dilakukan untuk mengecek apakah unit AC sudah memiliki tekanan yang standar.

Pengecekan Tekanan Refrigeran dan Ampere

Langkah-langkah yang harus dilakukan saat pengecekan tekanan refrigeran dan ampere adalah sebagai berikut:

  1. Mengalakan AC dan membuka penutup power supply outdoor unit. Setelah itu, pasang tang ampere pada salah satu kabel untuk mengecek kondisi ampere meter.
  2. Mengecek apakah ukuran ampere sudah sesuai standar atau belum.
  3. Membukan penutup servis pada pipa besar menggunakan kunci inggris.
  4. Memasang selang manifold warna biru pada servis valve.
  5. Membuka kran pada selang biru dan mengecek tekanan refrigeran pada AC.
  6. Memastikan tekanan refrigeran sudah sesuai standar.
  7. Setelah sesuai standar, buka dan lepas selang manifold yang ada pada unit AC dan setelah itu tutup kembali penutup valve.
  8. Melepaskan tang ampere dari kabel dan menutup kembali penutup power supply.

SOP yang dijalankan dengan baik dapat membuat servis AC berjalan dengan aman dan lancar. Unit AC perlu servis rutin dengan pengisian refrigeran yang terjadwal agar dapat bekerja dengan optimal.  

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama disini

spot_img

Trending Minggu Ini